2024-04-18

Refleksi Dwi Mingguan Modul 1.2

 

Pada minggu ini (jurnal refleksi dwi mingguan ke 2), saya mengikuti kegiatan calon guru penggerak yang membahas modul 1.2 dengan topik "Nilai dan Peran Guru Penggerak". Saya merasa bahwa banyak hal baik yang saya alami dalam proses tersebut. Saya juga dapat berdiskusi dengan rekan-rekan sejawat dan bertukar pengalaman dalam menerapkan nilai dan peran guru penggerak.

Dalam menulis jurnal refleksi ini saya menggunakan model 1 yaitu model 4F (Fact, Feeling, Findings, dan Future, yang diprakarsai oleh Dr. Roger Greenaway. 4F dapat diterjemahkan menjadi 4P yakni : Peristiwa; Perasaan; Pembelajaran; dan Penerapan.

 

  1. Fact (Peristiwa)

Setelah saya mempelajari modul 1.2 mengenai Nilai-nilai dan Peran Guru Penggerak. Pada modul ini saya mulai dengan mempelajari materi kemudian kami diminta untuk membuat trapesium usia. Trapesium usia ini merupakan gambaran diri saya dimulai dari mengawali Pendidikan yang saya tempuh di usia taman kanak-kanak sampai pada usia sekarang bekerja sebagai guru. Pada saat usia sekolah kami diminta mengingat satu dari beberapa kejadian positif dan negatif yang pernah saya alami. Pada saat proses membuat trapesium usia, saya dapat mengingat betul walau kejadiannya sudah sangat lama terjadi baik itu mengenai hal positif dan negatif yang pernah saya alami yang berkaitan dengan guru saya dulu. Disini saya menyadari bahwa peran guru sangat berpengaruh kepada saya. Saya harus bisa menjadi seorang guru yang nantinya memberikan pengaruh positif kepada peserta didik saya, dan berusaha sebaik mungkin tidak memberikan pengaruh negatif kepada anak sehingga momen ini menjadikan sebagai kejadian negatif yang akan dikenang selamanya oleh peserta didik saya. Kemudian pada materi selanjutnya, saya diminta untuk mengidentifikasi nilai-nilai guru penggerak yang sudah ada pada diri saya. Kemudian bagaimana nilai-nilai guru penggerak tersebut bisa dilakukan dan dioptimalkan dalam pembelajaran (pemimpin belajar). Materi di dalam modul 1.2 ini terbagi atas 3 materi besar yaitu bagian A tentang konsep manusia tergerak, lalu bagian B tentang konsep manusia bergerak, dan bagian C tentang konsep menggerakkan manusia.

Momen yg paling penting/ menantang/ mencerahkan bagi saya dalam proses pembelajaran Modul 1.2 yaitu :

  1. Penting dan Mencerahkan
  • Mempelajari modul 1.2 Nilai dan Peran Guru Penggerak.
  • Mengetahui serta menganalisis masing-masing nilai dan peran guru penggerak yang berkaitan dengan filosofi KHD, seperti berpihak pada murid, mandiri, inovatif, kolaboratif, dan reflektif.
  1. Menantang 
  • Melakukan aksi nyata atau penerapan sesuai filosofis pemikiran KHD
  • Berusaha untuk mampu memiliki seluruh nilai dan dan peran guru penggerak

 

Selanjutnya saya dan teman-teman diarahkan pada ruang kolaborasi oleh fasilitator kami untuk berdiskusi bersama, yang nantinya kami dibagi-bagi kedalam beberapa kelompok. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua kali pertemuan yakni pada hari kamis tanggal 4 April 2024 untuk diskusi Bersama kelompok kecil kemudian dilanjutkan pada hari sabtu tanggal 6 April 2024 untuk mempresentasikan hasil diskusi kelompok kemudian diberi umpan balik berupa pertanyaan dan tanggapan dari kelompok lainnya. Di dalam kelompok ini, kami diminta membuat karya yang berisi gambaran singkat yang berbasis kekuatan nilai lalu merancang satu kegiatan yang sesuai dengan satu peran GP yang kelompok pilih.

Melalui diskusi yang intens, kami mencoba mengidentifikasi nilai dan peran guru penggerak yang dominan pada diri masing-masing. Salah satu rekan memiliki dominasi dalam nilai reflektif, sementara yang lain lebih menonjol dalam peran menjadi coach bagi guru lain. Setelah memahami kekuatan masing-masing anggota kelompok, kami memutuskan untuk merancang sebuah kegiatan kolaboratif yang dapat menggabungkan nilai-nilai yang kami miliki. Kami sepakat untuk mengadakan "Gebyar Bulan Bahasa" dengan pementasan drama legenda lokal berjudul "Batu Menangis". Dalam diskusi kami, kami menetapkan tujuan kegiatan, alur atau strategi kegiatan, serta kesimpulan yang diharapkan dari hasil kegiatan ini. Tujuan utama kami adalah untuk mengembangkan kreativitas siswa, meningkatkan pemahaman mereka tentang warisan budaya lokal, serta memupuk nilai-nilai kerja sama dan inovasi.

 

2.       Perasaan (Feeling)

Yang saya rasakan dalam pelaksanaan aksi nyata kali adalah : 

  • Saya merasa senang dan bersyukur bisa menerapkan ilmu yang saya dapatkan di Pendidikan CGP
  • Merasa bertanggung jawab dan tertantang untuk melakukan perubahan seperti apa yang saya inginkan

Dalam prosesnya timbul ide/ gagasan, diantaranya, saya akan : 

  • Berbagi berbagai skill dalam teknologi dalam mendukung proses pembelajaran kepada rekan guru 
  • Mencoba hal-hal baru sehingga rekan guru termotivasi untuk belajar dalam berinovasi dalam media pembelajaran
  • Merefleksikan hasil kegiatan mengajar di kelas

 

  1. Pembelajaran (Findings)

Pengalaman saya selama melakukan aksi nyata ini sangat beragam, berikut pembelajaran yang sudah saya dapatkan : 

  • Mengajarkan rekan sejawat dan siswa tentunya sangat berbeda, saya harus lebih memperhatikan hal-hal teknis dalam proses coaching nya
  • Melalui aksi nyata penerapan nilai dan peran guru penggerak di sekolah, saya merasa rekan guru lain juga tergerak untuk menerapkan hal yang sama

 

  1. Penerapan (Future)

Dari hasil rancangan tersebut saya gunakan untuk melakukan aksi nyata di sekolah. Aksi nyata kali ini adalah menerapkan nilai-nilai dan peran guru penggerak, dengan menerapkan kegiatan berdoa sebelum dan sesudah belajar,  melaksanakan kolaborasi antara siswa dengan siswa dan siswa dengan guru, mengajarkan kemandirian dengan presentasi siswa di depan kelas. Sedangkan peran guru penggerak yang saya lakukan adalah dengan memberikan pelatihan dengan sesama rekan sejawat dalam pengisian PMM ekinierja, cara koreksi ekinerja serta cara pengisian untuk obeservasi guru oleh kepala sekolah.

0 komentar:

Posting Komentar