Tampilkan postingan dengan label Artikel 2023. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel 2023. Tampilkan semua postingan

2024-07-20

2.3.a.8. Koneksi Antarmateri - Modul 2.3

Bapak/Ibu Calon Guru Penggerak,

Pada fase ini Anda diajak untuk meninjau ulang keseluruhan materi pembelajaran  di Paket Modul 2: Pembelajaran yang berpihak pada murid dan membuat sebuah koneksi  antar materi belajar yang sudah Anda lakukan. berikut adalah instruksinya:

    Instruksi Penugasan
      1. Buatlah sebuah kesimpulan dan refleksi yang disajikan dalam bentuk media  informasi. Format media dapat disesuaikan dengan minat dan kreativitas  Anda. Contoh media yang dapat dibuat: artikel, ilustrasi, grafik, video, rekaman  audio,  screencast presentasi, artikel dalam blog, dan lainnya.
      2. Bacalah pertanyaan-pertanyaan ini untuk membantu Anda membuat kaitan tersebut:
        • Bagaimana peran Anda sebagai seorang coach di sekolah dan keterkaitannya dengan materi sebelumnya di paket modul 2 yaitu pembelajaran berdiferensiasi dan pembelajaran sosial dan emosi?
        • Bagaimana keterkaitan keterampilan coaching dengan pengembangan kompetensi sebagai pemimpin  pembelajaran?
      3. Unggahlah tautan media informasi pada laman LMS.

       

      Kaitan Peran sebagai Coach di Sekolah dengan Pembelajaran Berdiferensiasi dan Pembelajaran Sosial Emosional

      Peran Sebagai Coach di Sekolah

      Sebagai seorang coach di sekolah, saya berfokus pada pembimbingan siswa dalam mengembangkan keterampilan sosial dan emosional mereka, selain mendukung mereka dalam mencapai potensi akademis maksimal. Coaching tidak hanya berpusat pada aspek akademis, tetapi juga pada pengembangan karakter dan keterampilan interpersonal.

      Keterkaitan dengan Pembelajaran Berdiferensiasi

      Pembelajaran berdiferensiasi mengakui dan menghargai perbedaan individu dalam kemampuan, minat, dan gaya belajar. Dalam peran saya sebagai coach, saya menerapkan prinsip-prinsip ini melalui cara-cara berikut:

      • Personalisasi Coaching: Menyesuaikan pendekatan coaching berdasarkan kebutuhan masing-masing siswa, memastikan setiap siswa menerima bimbingan yang sesuai dengan potensi dan tantangan mereka.
      • Identifikasi Kekuatan dan Kelemahan: Menggunakan asesmen dan observasi untuk memahami kekuatan dan kelemahan setiap siswa, lalu merancang intervensi yang sesuai untuk mendukung perkembangan mereka.
      • Pendekatan Fleksibel: Menggunakan berbagai teknik dan strategi untuk mengakomodasi beragam gaya belajar dan kebutuhan emosional siswa.

      Keterkaitan dengan Pembelajaran Sosial dan Emosi

      Pembelajaran Sosial dan Emosi adalah proses di mana siswa mengembangkan keterampilan untuk mengelola emosi, menetapkan tujuan positif, menunjukkan empati, membangun hubungan yang sehat, dan membuat keputusan yang bertanggung jawab. Sebagai coach, peran saya sangat terkait dengan PSE melalui:

      • Pengembangan Sosial dan Emosi: Membantu siswa mengembangkan keterampilan pengelolaan emosi, empati, dan komunikasi efektif melalui berbagai aktivitas dan refleksi.
      • Lingkungan Dukungan: Menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung di mana siswa merasa dihargai dan didengar, yang mendorong mereka untuk belajar dan berkembang secara emosional.
      • Model Perilaku Positif: Menjadi contoh perilaku sosial dan emosi yang positif, menunjukkan cara mengatasi konflik, berkomunikasi dengan baik, dan membangun hubungan yang sehat.

      Keterkaitan Keterampilan Coaching dengan Pengembangan Kompetensi sebagai Pemimpin Pembelajaran

      Keterampilan Coaching

      Keterampilan coaching mencakup kemampuan mendengarkan aktif, memberikan umpan balik konstruktif, dan mendukung pengembangan individu. Keterampilan ini sangat penting dalam konteks pendidikan karena membantu dalam:

      • Meningkatkan Keterlibatan Siswa: Melalui coaching, siswa merasa lebih terlibat dan termotivasi untuk belajar karena mereka menerima perhatian dan bimbingan yang lebih personal.
      • Membangun Kepercayaan Diri: Coaching membantu siswa membangun kepercayaan diri mereka dengan memberikan dukungan dan dorongan yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan mereka.
      • Memecahkan Masalah: Membantu siswa mengembangkan keterampilan pemecahan masalah dan pengambilan keputusan yang efektif.

      Pengembangan Kompetensi sebagai Pemimpin Pembelajaran

      Sebagai pemimpin pembelajaran, kemampuan coaching memperkuat kompetensi dalam beberapa cara:

      • Pembinaan Guru: Memberikan bimbingan dan dukungan kepada rekan-rekan guru untuk mengembangkan praktik pengajaran yang lebih efektif dan inovatif.
      • Pengelolaan Kelas yang Efektif: Menggunakan keterampilan coaching untuk menciptakan lingkungan kelas yang lebih inklusif dan suportif, di mana setiap siswa merasa dihargai dan didukung.
      • Kolaborasi Tim: Menggunakan pendekatan coaching untuk memfasilitasi kolaborasi yang lebih baik di antara anggota tim, baik sesama guru maupun dengan staf sekolah lainnya.
      • Pengambilan Keputusan yang Bijaksana: Membantu dalam membuat keputusan yang lebih bijaksana dan reflektif dengan melibatkan semua pihak dalam proses pengambilan keputusan, mendengarkan berbagai perspektif, dan mempertimbangkan kebutuhan individu.

      Dengan demikian, keterampilan coaching tidak hanya meningkatkan efektivitas dalam mengajar dan mendukung siswa tetapi juga memperkuat peran sebagai pemimpin pembelajaran yang mampu mempengaruhi dan meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan.

      2024-06-19

      2.1.a.8. Koneksi Antar Materi - Modul 2.1



      Durasi : 2 JP

      Moda: Penugasan Mandiri secara asinkron

      Tujuan Pembelajaran Khusus: :

      CGP dapat membuat sintesa pemahaman dengan mengkoneksikan semua materi yang telah dipelajari sebelumnya untuk menjelaskan pemahamannya tentang pembelajaran berdiferensiasi dan bagaimana mengimplementasikannya.


      Pembelajaran Berdiferensiasi

      Pembelajaran Berdiferensiasi adalah sebuah paradigma atau cara berpikir yang inovatif. Ini adalah pendekatan pembelajaran yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan unik setiap murid. Tujuannya adalah untuk mendukung semua murid di kelas agar mereka dapat mencapai potensi maksimal mereka. Dalam praktiknya, pembelajaran berdiferensiasi adalah usaha guru untuk menyesuaikan proses belajar mengajar agar sesuai dengan kebutuhan belajar individu setiap murid.

      Menurut Tomlinson (1999:14), di dalam kelas yang menerapkan pembelajaran berdiferensiasi, guru secara konsisten berupaya untuk merespon kebutuhan belajar murid. Dengan demikian, pembelajaran berdiferensiasi bukan hanya sekadar metode, tetapi juga sebuah komitmen untuk memastikan bahwa setiap murid mendapatkan perhatian dan dukungan yang mereka butuhkan untuk sukses.

      Bagaimana Melakukan Pembelajaran Berdiferensiasi di kelas

      Pembelajaran berdiferensiasi dapat diterapkan di kelas melalui langkah-langkah berikut yang efektif dan terstruktur: 

      • Menetapkan tujuan pembelajaran dengan jelas: Pastikan tujuan pembelajaran selaras dengan Kompetensi Dasar (KD) dan indikator yang ditetapkan. 
      • Memahami dan merespons kebutuhan belajar murid: Kenali kesiapan belajar, minat, dan profil belajar setiap murid untuk memberikan respons yang tepat. 
      • Menyusun rancangan pelaksanaan pembelajaran: Rancang pembelajaran berdasarkan hasil asesmen awal untuk memastikan setiap murid mendapat perhatian yang sesuai. 
      • Menciptakan suasana kelas yang positif: Bangun budaya positif di kelas yang mendukung proses pembelajaran yang efektif dan inklusif. 
      • Melaksanakan penilaian berkelanjutan: Lakukan penilaian secara terus-menerus untuk memantau perkembangan dan kebutuhan murid. 
      • Melakukan refleksi rutin: Refleksi secara rutin terhadap proses pembelajaran yang telah berjalan dan tentukan langkah-langkah perbaikan yang diperlukan.

      Dengan mengikuti langkah-langkah ini, pembelajaran berdiferensiasi akan menjadi lebih terarah dan memberikan dampak positif yang signifikan bagi setiap murid

      Pembelajaran Berdiferensiasi dapat Memenuhi Kebutuhan Belajar Murid dan Membantu Mencapai Hasil Belajar yang Optimal

      Pembelajaran berdiferensiasi mampu memenuhi kebutuhan belajar murid karena guru mempertimbangkan berbagai faktor seperti kesiapan belajar, minat, dan profil belajar murid saat menyusun rancangan pembelajaran. Pendekatan ini bersifat proaktif dan dinamis, serta berakar pada penilaian yang berkelanjutan, memungkinkan penggunaan berbagai metode yang sesuai dengan keragaman murid. Yang paling penting, pembelajaran berdiferensiasi berpusat pada murid, memastikan setiap individu mendapatkan perhatian yang sesuai.

      Dengan demikian, proses pembelajaran berdiferensiasi membantu murid mencapai hasil belajar optimal, dengan mempertimbangkan keberagaman mereka dalam menguasai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Pendekatan ini tidak hanya efektif tetapi juga mendorong partisipasi aktif dan keterlibatan murid dalam pembelajaran.

      Kaitan antara Materi dalam Modul 2.1 dengan Modul Lain di Program Pendidikan Guru Penggerak

      Ki Hajar Dewantara menekankan tujuan pendidikan untuk menuntun setiap kodrat yang ada pada anak-anak, agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan tertinggi, baik sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat. Pendidik hanya dapat menuntun tumbuh dan berkembangnya kekuatan kodrat anak-anak, yang tentunya beragam antara satu anak dengan yang lainnya.

      Pembelajaran berdiferensiasi menjadi pendekatan yang masuk akal untuk menumbuhkembangkan kekuatan kodrat anak dengan memperhatikan kebutuhan belajar mereka berdasarkan kesiapan, minat, dan profil belajar. Pendekatan ini menempatkan murid sebagai pusat pembelajaran, memastikan bahwa setiap murid mendapat perhatian yang sesuai dengan kebutuhannya.

      Dalam Modul 1.2, dibahas tentang nilai dan peran seorang Guru Penggerak yang diharapkan memiliki nilai-nilai: Mandiri, Reflektif, Kolaboratif, Inovatif, dan Berpihak pada Murid. Nilai-nilai ini diharapkan tumbuh dan dilestarikan dalam diri seorang Guru Penggerak, saling mendukung satu sama lain, dan menjadi pedoman berperilaku.

      Dalam menerapkan pembelajaran berdiferensiasi, guru secara sadar maupun tidak sadar telah mengejawantahkan nilai-nilai tersebut. Dengan memahami bahwa setiap murid adalah individu yang unik dengan tantangan dan potensinya masing-masing, pembelajaran berdiferensiasi membantu murid mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan dengan cara yang sesuai dengan mereka.

      Sebagai gambaran, nilai-nilai Guru Penggerak diterapkan dalam pembelajaran berdiferensiasi sebagai berikut:

      • Mandiri: Guru menyusun perangkat RPP berdiferensiasi secara mandiri, menunjukkan kemandirian dalam perencanaan pembelajaran. 
      • Reflektif: Guru melaksanakan asesmen awal dan menggunakan hasil refleksi tersebut sebagai dasar dalam merancang RPP. 
      • Kolaboratif: Guru bekerja sama dengan rekan sejawat dan CGP (Calon Guru Penggerak) untuk mempersiapkan pembelajaran berdiferensiasi yang ideal. 
      • Inovatif: Guru berinovasi dalam menyediakan media pembelajaran dan menciptakan penilaian yang kreatif dan menyenangkan. 
      • Berpihak pada Murid: Guru merespon keberagaman kebutuhan belajar murid melalui pembelajaran berdiferensiasi.

      Kaitan Pembelajaran Berdiferensiasi dengan Peran Guru Penggerak.

      • Pemimpin Pembelajaran: Guru berperan sebagai pemimpin yang berorientasi pada peserta didik, memperhatikan segala aspek pembelajaran yang mendukung tumbuh kembang mereka, termasuk pembelajaran berdiferensiasi. 
      • Menggerakkan Komunitas Praktisi: Guru berbagi pengalaman dan praktik pembelajaran berdiferensiasi dalam komunitas praktisi. 
      • Coach bagi Guru Lain: Guru memberikan pendampingan kepada rekan sejawat dalam melaksanakan pembelajaran berdiferensiasi, yang merupakan hal baru dalam Kurikulum Merdeka. 
      • Mendorong Kolaborasi: Guru mendorong kolaborasi dengan sesama guru untuk melaksanakan pembelajaran berdiferensiasi. 
      • Mewujudkan Kepemimpinan Murid: Dalam pembelajaran berdiferensiasi, murid dapat mengembangkan kepemimpinan diri, baik dalam pembelajaran mandiri maupun kelompok, terutama dalam proses diferensiasi.

      Modul 1.3 Visi Guru Penggerak menjadi acuan penting dalam memberikan pendidikan dan pengajaran kepada peserta didik. Dalam menyusun visi, guru mempertimbangkan kebutuhan dan kepentingan murid. Guru memiliki visi untuk mewujudkan pembelajaran yang berpihak pada murid, dengan pembelajaran berdiferensiasi sebagai salah satu cara utama untuk mencapai tujuan tersebut, serta mengembangkan karakter profil pelajar Pancasila.

      Pada modul 1.4 Untuk membangun budaya positif, sekolah perlu menciptakan lingkungan yang positif, aman, dan nyaman agar murid dapat berpikir, bertindak, dan berkreasi dengan merdeka, mandiri, dan bertanggung jawab. Pembelajaran berdiferensiasi akan efektif jika budaya positif di kelas sudah terbangun dengan baik, sehingga proses pembelajaran dapat mencapai hasil yang optimal.

       


      2023-12-20

      Kunjungan Balai Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan: Meningkatkan Pemanfaatan SiBajakah di Kalimantan Tengah


      Pendidikan di era digital saat ini tidak dapat dipisahkan dari peran teknologi informasi. Dalam rangka mendorong pemanfaatan media pembelajaran digital, Balai Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan dari Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah melakukan kunjungan ke SMK Negeri 4 Sampit. Kunjungan ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari keberhasilan ibu Julianthie Mandasari, yang meraih juara 1 dalam lomba penyajian Sumber Daya Media Pembelajaran Digital dalam SiBajakah.
      SiBajakah, sebagai salah satu aplikasi media pembelajaran digital, menjadi perhatian utama dalam kegiatan ini. Ibu Julianthie Mandasari berhasil meraih prestasi sebagai juara 1 untuk media pembelajaran kelas XII dari SMK Negeri 4 Sampit, memberikan bukti bahwa penerapan teknologi dalam proses pembelajaran telah memberikan hasil yang positif.
      Salah satu tujuan utama kunjungan ini adalah melakukan pengisian angket monitoring dan evaluasi oleh SMK Negeri 4 Sampit terkait penggunaan SiBajakah. Angket ini penting untuk mengevaluasi sejauh mana dampak dan manfaat yang diperoleh dari implementasi teknologi dalam pembelajaran di sekolah tersebut.
      Dalam pertemuan tersebut, SMK Negeri 4 Sampit memberikan rekomendasi yang sangat bernilai. Mereka mengharapkan agar SiBajakah dapat lebih di sosialisasikan dan mendapatkan perhatian yang lebih besar, terutama di Kabupaten Kotawaringin Timur. Meskipun prestasi diraih, tetapi kesadaran dan pemahaman guru terhadap aplikasi ini masih perlu ditingkatkan. Rekomendasi ini disertai dengan harapan agar ke depannya dapat diadakan pelatihan khusus untuk para guru dalam menjalankan SiBajakah. Keberhasilan implementasi teknologi dalam pembelajaran tidak hanya tergantung pada ketersediaan sumber daya, tetapi juga pada pemahaman dan keterampilan para pendidik. Dengan pelatihan ini diharapkan semua guru dapat memaksimalkan potensi SiBajakah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.

       

      2023-12-19

      Langkah Preventif dalam Mencegah Penyebaran Penyakit: Fogging di SMK Negeri 4 oleh Puskesmas Ketapang 1 dan Dinas Kesehatan


      Pada tanggal 19 Desember 2023, Puskesmas Ketapang 1 bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur menyelenggarakan kegiatan fogging di SMK Negeri 4 sebagai langkah preventif dalam mengendalikan penyebaran penyakit yang ditularkan oleh nyamuk.

      Fogging atau pengasapan adalah metode pengendalian vektor penyakit, khususnya nyamuk, dengan menyemprotkan cairan insektisida ke udara. Kegiatan ini dilakukan sebagai respons terhadap potensi penyebaran penyakit yang dapat ditularkan oleh nyamuk, seperti demam berdarah dan penyakit lainnya. SMK Negeri 4 dipilih sebagai lokasi kegiatan ini karena menjadi pusat aktivitas belajar-mengajar yang melibatkan banyak orang.

      Kegiatan fogging di SMK Negeri 4 memberikan dampak positif dengan menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan aman dari potensi penyebaran penyakit yang ditularkan oleh nyamuk. Kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan dan kerjasama antara sekolah, puskesmas, dan dinas kesehatan merupakan modal penting untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan produktif.
      Melalui kegiatan fogging di SMK Negeri 4, Puskesmas Ketapang 1 dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur telah mengambil langkah proaktif dalam menjaga kesehatan masyarakat. Semangat kerjasama dan kepedulian terhadap lingkungan yang tercipta melalui kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi lingkungan pendidikan lainnya. Menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat adalah langkah awal menuju generasi yang tangguh dan produktif.


      2023-11-30

      "Menyinari Masa Depan Melalui Job Fair dan Gebyar SMK: Peluang Wirausaha Dari Lulusan SMK"

      Pada tanggal 29-30 November 2023, SMK Negeri 2 Sampit melaksanakan Job Fair dan Gebyar SMK yang melibatkan seluruh SMK di Kabupaten Kotawaringin Timur. Salah satu peserta yang turut ambil bagian dengan semangat dan antusiasme tinggi adalah SMK Negeri 4 Sampit.

      SMK Negeri 4 Sampit memamerkan hasil karya dan produk unggulan dari jurusan Agribisnis, khususnya Tanaman Perkebunan dan Pengolahan Hasil Pertanian. Area pameran mereka menjadi sorotan dengan berbagai produk berkualitas tinggi. Jurusan Agribisnis Tanaman Perkebunan memamerkan bibit kelapa sawit, kompos, dan cocopiet siap pakai, sedangkan Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian menampilkan sejumlah produk makanan seperti teh telang, minuman siap konsumsi teh telang, teh telang jely, susu kedelai, siomay, kaki naga, serundeng abon ayam, stik bawang, dan telur asin. Produk-produk ini tidak hanya mencerminkan kreativitas siswa, tetapi juga potensi besar dalam industri agribisnis.


      Selain pameran produk, SMK Negeri 4 Sampit juga aktif berpartisipasi dalam Job Fair dengan mengirimkan siswa kelas XII dari semua jurusan. Para siswa ini memiliki kesempatan unik untuk bertemu langsung dengan perwakilan perusahaan, berbicara tentang potensi dan keahlian mereka, serta mencari peluang karir yang sesuai dengan bidang studi mereka. Job Fair menjadi pintu gerbang bagi para siswa untuk memahami lebih dalam tuntutan pasar kerja dan membangun jaringan profesional yang bermanfaat untuk masa depan.

      Melibatkan seluruh SMK di Kabupaten Kotawaringin Timur dalam kegiatan ini bukan hanya sekadar pameran, tetapi juga menciptakan kerjasama yang erat di antara lembaga pendidikan. Kolaborasi semacam ini membantu meningkatkan kualitas pendidikan dengan membawa industri ke dalam kelas, memastikan bahwa kurikulum yang diajarkan relevan dengan kebutuhan pasar kerja.
      Keberhasilan Job Fair dan Gebyar SMK ini bukan hanya terlihat dari antusiasme peserta, tetapi juga dari dampak positif yang dihasilkannya. SMK Negeri 4 Sampit memberikan kontribusi nyata dalam mempersiapkan generasi muda untuk menghadapi dunia kerja dengan kepercayaan diri dan keterampilan yang diperlukan.

      Mudah-mudahan, keberhasilan acara ini dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain untuk mengadakan kegiatan serupa. Dengan terus mendorong kolaborasi antara dunia pendidikan dan dunia kerja, kita dapat menciptakan generasi muda yang siap menghadapi tantangan masa depan dan membawa kemajuan bagi masyarakat.


      2023-11-23

      Di SMKN NEGERI 4 SAMPIT Merayakan Hari Guru Nasional

       

      Pada tahun ini SMKN NEGERI 4 SAMPIT merayakan Hari Guru Nasional dengan diadakannya Pentas Seni.
      Paginya Siswa Siswi dan Guru-guru menjalankan Apel Pagi sekaligus Memperingati Hari Guru. Dengan Menyanyikan lagu wajib "Hymne Guru” yang dinyanyikan oleh Paduan Suara Sekolah dan Di ikuti oleh Siswa Siswi dan Guru-guru pastinya.
      Selanjutnya OSIS membagikan Bucket dari sekolah untuk Guru-guru dan di ikuti oleh Siswa Siswi untuk bersalaman sekaligus mengucapkan Selamat Hari Guru. Dan bagi Siswa Siswi yang ingin memberikan Hadiah ke Guru yang diinginkan juga langsung memberikan.
      Setelah itu dimulailah acara Pentas Seni.
      Yang tampil ada:
      • Tarian Pembukaan "Tari Kahansak”
      Yang ditarikan oleh:
      1. M. Samsul Bahri Arifin Ilham X APHP
      2. Cika Lutfiana Natasia X ATPH 1
      3. Aurel Fitria Raisya Abdullah X ULP
      4. Keyla Hayu Basyid X ULP
      • Tarian Kelas XII UPW
      yang ditarikan oleh:
      1. Mijratul Khasanah
      2. Noor Winda Astuty
      3. Selvyana
      4. Desta
      • Anggota Paduan Suara Kelas XII ATP 2 Menyanyi "Hymne Guru” dan "Jendela kelas 1"
      • Anggota Paduan Suara Kelas XII AP 1 Menyanyi "Terimakasih Guruku” dan "Bertaut”
      • Puisi Kelas XI AP 2
      yang dibawakan oleh:
      1. Aileen Geizha Aurellia
      2. Anisa
      • Fransisqus Caverius XI ATP 2 "Pencak Silat”
      • Rukyatul Ainu Jamil XI APHP "Pencak Silat”
      • Ahmad Daffa XI ATPH "Pencak Silat”
      • Rangga Tirta XI ATP 1 "Menyanyi” dengan judul lagu "Senyumlah”
      • M. Samsul Bahri Arifin Ilham X APHP "Menari Tunggal” dengan Tarian "Tari Mandau”
      •Aulia Nur Indah X AP "Menyanyi” dengan judul lagu "Sempurna”
      • Annisa Nur Rahmadiya X ULP "Menyanyi” dengan judul lagu "Taruh”
      • Menyanyi Duet X ATPH 1 dengan judul lagu "Tak Segampang Itu”
      yang dibawakan oleh:
      1. Nadia Safira
      2. Monika
      •Menyanyi Duet Perwakilan OSIS dengan judul lagu "Pertualangan Sherina”
      yang dibawakan oleh:
      1. Ameyra Shella Azaria X ATPH 2
      2. Ameyri Shelli Azali X ATPH 1



      2023-11-12

      Prestasi Gemilang: Ibu Julianthie Mandasari Raih Juara 1 Kompetisi Pembuatan Media Ajar Se-Kalimantan Tengah


      Prestasi gemilang kembali diukir oleh seorang guru tercinta, Ibu Julianthie Mandasari, dari SMK Negeri 4 Sampit. Beliau baru saja meraih Juara 1 dalam kompetisi pembuatan media ajar kelas XII tingkat provinsi Kalimantan Tengah. Prestasi ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi Ibu Julianthie pribadi, tetapi juga menjadi sumber inspirasi bagi seluruh warga sekolah serta memberikan semangat baru dalam dunia pendidikan.

      Kompetisi tersebut, yang diadakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, menarik peserta dari guru-guru terbaik di berbagai sekolah tingkat SMA/SMK sederajat se Kalimantan Tengah. Namun, Ibu Julianthie Mandasari berhasil menonjolkan keunggulannya dengan presentasi media ajar yang inovatif dan mampu memotivasi siswa kelas XII untuk belajar dengan semangat baru.

      Media ajar yang berhasil meraih penghargaan tersebut didesain dengan cermat, memadukan teknologi informasi dengan materi pembelajaran yang atraktif dan mudah dipahami oleh siswa. Keberhasilan Ibu Julianthie Mandasari tidak hanya terletak pada kecanggihan teknologi yang digunakan, tetapi juga pada kepekaannya terhadap kebutuhan dan gaya belajar siswa.

      Prestasi ini tidak hanya mendukung citra positif SMK Negeri 4 Sampit di tingkat provinsi, tetapi juga mengangkat martabat profesi guru secara keseluruhan. Keberhasilan Ibu Julianthie Mandasari memberikan dorongan semangat bagi OSIS SMK Negeri 4 Sampit untuk terus mendukung dan mengapresiasi kreativitas para guru.

      Melalui prestasi ini, diharapkan dapat memotivasi guru-guru lainnya untuk terus berinovasi dalam menyajikan materi pembelajaran sehingga proses belajar mengajar di SMK Negeri 4 Sampit semakin memikat dan memberikan dampak positif pada prestasi siswa. Ini adalah langkah menuju perubahan yang lebih baik dalam dunia pendidikan, di mana inovasi dan dedikasi guru seperti Ibu Julianthie Mandasari menjadi pendorongnya. Semoga prestasi ini akan terus memberi inspirasi bagi kita semua untuk terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan.

      2023-10-26

      Menggali Kearifan Lokal: Pembelajaran Muatan Lokal Mengenai WADI di Kalimantan Tengah

       


      Kalimantan Tengah, sebagai salah satu provinsi yang kaya akan keberagaman budaya dan sumber daya alam, menyimpan sejumlah kekayaan kuliner yang tak kalah menarik. Dalam konteks pembelajaran muatan lokal di wilayah ini, khususnya pada jurusan agribisnis pengolahan hasil pertanian, materi semester ini menawarkan wawasan mendalam tentang pengawetan ikan dalam bentuk yang khas, yang dikenal sebagai WADI.

      WADI, sebuah istilah yang mungkin masih terdengar asing bagi sebagian orang, merupakan makanan khas Kalimantan Tengah yang dihasilkan dari ikan sungai. Dalam konteks ini, ikan-ikan seperti patin, nila, dan mas menjadi bahan utama yang digunakan untuk menciptakan hidangan lezat dan bernilai gizi ini. Pembelajaran muatan lokal ini bukan hanya menggali keterampilan praktis dalam pengawetan ikan, tetapi juga memperkenalkan peserta didik pada kearifan lokal yang terkait dengan pemanfaatan sumber daya alam setempat.

      Proses pembuatan WADI diawali dengan pemilihan ikan yang berkualitas baik, diambil dari sungai-sungai yang melintasi Kalimantan Tengah. Ikan-ikan tersebut kemudian dipersiapkan untuk proses pengawetan. Ikan dibersihkan kemudian diberi garam serta beras (yang sudah disangrai dan di tumbuk kasar). Proses ini membantu mengurangi kadar air dalam ikan dan mencegah pertumbuhan bakteri yang dapat merusak kualitas ikan.

      Peningkatan Keterampilan Praktis: Peserta didik akan mendapatkan keterampilan praktis dalam pengolahan ikan dan pengawetan makanan, yang dapat menjadi dasar bagi mereka yang berminat dalam industri agribisnis.

      Pembelajaran ini memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang budaya dan kearifan lokal Kalimantan Tengah, khususnya terkait dengan pemanfaatan sumber daya alam dalam pembuatan makanan tradisional. Pembelajaran muatan lokal seperti ini dapat mendorong inovasi dalam pengembangan produk lokal, membuka peluang baru bagi usaha mikro dan menengah di sektor agribisnis.

      Peserta didik juga diajak untuk memahami pentingnya pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan, karena bahan utama WADI berasal dari ikan sungai yang memerlukan upaya pelestarian habitatnya.

      Pembelajaran muatan lokal tentang WADI tidak hanya membawa manfaat praktis, tetapi juga memberikan wawasan mendalam tentang kearifan lokal Kalimantan Tengah. Melalui pengolahan ikan menjadi hidangan lezat ini, para peserta didik agribisnis pengolahan hasil pertanian dapat memperkaya pengetahuan dan keterampilan mereka, sekaligus menghargai warisan kuliner yang menjadi bagian integral dari identitas daerah mereka.

      2023-09-15

      PENINGKATAN KOMPETENSI GURU KEJURUAN

       


      Pada tanggal 5-16 September 2023, telah dilaksanakan kegiatan Peningkatan Kompetensi Guru Kejuruan Angkatan 7 yang bertujuan untuk melakukan upskilling dan reskilling bagi para guru kejuruan. Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam memperbarui pengetahuan dan keterampilan guru kejuruan agar lebih siap menghadapi tantangan di era industri yang terus berkembang.
      Kegiatan ini mencakup dua tahap utama: pelatihan pedagogik dan pelatihan praktek dalam Pengolahan Hasil Perikanan yang dimodifikasi menjadi makanan/jajanan yang enak. Tujuan utama dari pelatihan ini adalah mengintegrasikan pengetahuan pedagogik dengan keterampilan praktis, sehingga guru kejuruan dapat memberikan pembelajaran yang lebih efektif dan relevan kepada siswa mereka. Pelatihan pedagogik memberikan wawasan baru tentang strategi pengajaran terbaru dan metodologi pembelajaran yang inovatif.

      Sementara itu, pelatihan praktek dalam Pengolahan Hasil Perikanan memungkinkan para guru untuk memahami secara mendalam teknik-teknik baru dalam industri perikanan. Mereka belajar cara mengolah hasil perikanan menjadi makanan atau jajanan yang enak dan menggiurkan. Ini adalah langkah penting dalam persiapan mereka untuk menjadi mentor yang efektif bagi siswa yang berminat memasuki industri ini atau bahkan memulai usaha sendiri.
      Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pemahaman teoritis, tetapi juga pada aspek praktis. Para peserta diberikan kesempatan untuk berlatih dan mengasah keterampilan mereka dalam pengolahan hasil perikanan. Hal ini mencakup proses pemilihan bahan baku yang berkualitas, teknik pengolahan yang tepat, hingga strategi pemasaran produk hasil olahan perikanan.
      Selain itu, program ini juga mencakup pengenalan konsep wirausaha. Para guru diajarkan bagaimana mengembangkan ide bisnis berbasis pengolahan hasil perikanan, dan mereka diberi wawasan tentang manajemen usaha kecil. Dengan demikian, mereka dapat menjadi sumber inspirasi bagi siswa mereka untuk menjalankan usaha sendiri di masa depan.


      Setelah menyelesaikan pelatihan ini pada tanggal 16 September 2023, peserta kemudian melanjutkan kegiatan berikutnya, yaitu magang di lokasi industri di Cirebon dan Bogor pada tanggal 18-29 September 2023. Magang ini memberikan kesempatan praktis bagi para guru untuk mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang mereka peroleh selama pelatihan. Mereka dapat melihat langsung bagaimana industri perikanan beroperasi di lapangan dan mendapatkan wawasan berharga tentang praktik-praktik terbaik dalam industri ini.
      Dengan kombinasi pelatihan pedagogik, pelatihan praktis, dan magang industri, kegiatan Peningkatan Kompetensi Guru Kejuruan Angkatan 7 ini tidak hanya meningkatkan kompetensi para guru kejuruan, tetapi juga memberikan dorongan positif bagi pengembangan industri perikanan dan wirausaha di Indonesia. Para guru yang telah menjalani pelatihan ini diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang menginspirasi siswa mereka untuk mengikuti jejak mereka dalam memajukan industri perikanan dan menciptakan peluang usaha baru.


      #bbppmpvcianjur
      #bbppmpvpertanian
      #smkbisa
      12:25

      2023-09-07

      PEMBELAJARAN BERBASIS TIK DENGAN PEMBATIK LEVEL 3 TAHUN 2023

       

      PembaTIK merupakan singkatan dari Pembelajaran berbasis TIK, sebuah program yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud) Indonesia. Tujuan utama dari program ini adalah untuk meningkatkan kompetensi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) para guru di Indonesia. Program PembaTIK merujuk pada kerangka kerja peningkatan kompetensi TIK Guru yang telah digariskan oleh UNESCO.

      Standar kompetensi TIK dalam PembaTIK terdiri dari empat level, yang dikenal sebagai 4i leveling, yaitu:

      Level Literasi: Pada level ini, guru akan memahami dasar-dasar TIK, termasuk penggunaan perangkat keras dan perangkat lunak komputer.

      Level Implementasi: Pada level ini, guru akan mempelajari cara mengintegrasikan TIK ke dalam proses pembelajaran, mengembangkan materi pembelajaran yang menggunakan teknologi, dan mengelola penggunaan TIK di dalam kelas.

      Level Kreasi: Di level ini, guru akan diajak untuk menjadi kreatif dalam menggunakan TIK. Mereka akan belajar untuk membuat konten pembelajaran yang inovatif, seperti video pembelajaran.

      Level Berbagi & Berkolaborasi: Ini adalah level tertinggi di mana guru diharapkan dapat berbagi pengetahuan TIK mereka dengan guru lain dan berkolaborasi dalam pengembangan inisiatif TIK di sekolah.

      Program ini memiliki sejumlah manfaat yang dapat diakses oleh guru-guru yang tertarik pada pengembangan kompetensi TIK mereka. Salah satu manfaat yang paling dicari adalah sertifikat yang diberikan pada setiap level. Sertifikat ini dapat menjadi bukti yang kuat terkait peningkatan kompetensi TIK guru dalam konteks profesi mereka.

      PembaTIK membagi programnya menjadi empat level, di mana peserta harus mengikuti berbagai kegiatan, termasuk menghadiri kelas Bimtek Daring (Bimbingan Teknis Daring) dan menyelesaikan tugas-tugas yang relevan dengan setiap level. Untuk mencapai level 3, peserta harus lulus dari level 2, yang salah satu tugasnya adalah membuat video pembelajaran.

      Pada level 3, peserta PembaTIK diberi tugas untuk membuat karya konten pembelajaran yang kreatif dalam domain TIK. Alhamdulilah saya mencapai level 3 ini setelah mengikuti ujian dan juga mengerjakan tugas pada lavel 2. Untuk level 3 ini saya akan membuat MPI sebuah aplikasi bernama "APHP edu" untuk mata pelajaran pengolahan hasil nabati dan pengolahan hasil hewani di kelas XII semester 1 dan 2 untuk jurusan Agribisnis pengolahan hasil perkebunan.

      Dengan demikian, PembaTIK adalah sebuah program yang berharga bagi guru-guru di Indonesia yang ingin meningkatkan kompetensi TIK mereka dalam dunia pendidikan, serta mendapatkan pengakuan melalui sertifikat pada setiap level yang mereka capai. Selain itu, program ini mendorong guru untuk menjadi inovatif dalam penggunaan TIK dalam pembelajaran, seperti yang Anda tunjukkan melalui pembuatan aplikasi APHP edu. Hal ini tentu saja memiliki dampak positif terhadap kualitas pendidikan di Indonesia.

      2023-08-24

      Upacara Bendera Perayaan HUT ke 78 RI


      Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Republik Indonesia di SMK Negeri 4 Sampit menjadi momen yang berkesan bagi seluruh warga sekolah. Dengan penuh semangat dan antusiasme, acara tersebut diawali dengan pengibaran bendera merah-putih yang dilaksanakan di halaman sekolah. Pembina upacara pada kesempatan ini adalah Bapak Waluyo S.P, yang juga menjabat sebagai Plt Kepala Sekolah SMK Negeri 4 Sampit.

      Suasana khidmat terasa begitu kental saat Bapak Waluyo S.P memimpin jalannya upacara peringatan tersebut. Dengan tegap dan penuh rasa hormat, beliau membacakan pidato resmi dari Menteri Pendidikan, yang memuat pesan-pesan penting mengenai semangat kebangsaan, kebersamaan, dan pentingnya pendidikan bagi generasi muda Indonesia.

      Acara tersebut juga menggambarkan komitmen sekolah dalam mendidik siswa-siswi menjadi generasi yang tangguh, berwawasan luas, serta siap berkontribusi aktif dalam memajukan bangsa dan negara.



      #smkbisa

      #smkn4sampit

      #upacarabendera

      #hut78RI

      Pawai HUT ke 78 RI di Kotawaringin Timur "Berkomitmen Bersama Melaju Untuk Indonesia Maju"

       


      Kotawaringin Timur, 21 Agustus 2023 - Pada hari Sabtu, tanggal 19 Agustus 2023, Kabupaten Kotawaringin Timur menjadi saksi dari partisipasi gemilang SMK Negeri 4 Sampit dalam kegiatan pawai yang digelar dengan tujuan memperingati momen bersejarah dan mewakili semangat persatuan dan kebangsaan.

      Sebagai salah satu upaya untuk merayakan momen bersejarah dan menggalang semangat kebangsaan, kegiatan pawai Kabupaten Kotawaringin Timur dihadiri oleh berbagai kelompok masyarakat, organisasi, dan institusi pendidikan. Pawai ini juga diikuti oleh SMK Negeri 4 Sampit yang tampil dengan semangat tinggi dan kostum yang mencerminkan tema besar yang diusung.

      Tema yang diusung oleh SMK Negeri 4 Sampit, "Berkomitmen Bersama Melaju untuk Indonesia Maju", tidak hanya sekadar rangkaian kata. Melalui tema ini, sekolah ingin menyampaikan pesan bahwa partisipasi aktif dan komitmen dalam memajukan bangsa adalah tugas dan tanggung jawab semua pihak, terutama generasi muda yang menjadi penerus bangsa. Dalam hal ini, SMK Negeri 4 Sampit ingin menginspirasi para siswanya untuk menjadi bagian dari perubahan positif dalam upaya memajukan Indonesia.


      #smkbisa

      #smkn4sampit

      #hutri78

      #pawaikotawaringintimur

      2023-08-22

      PEMBATIK LEVEL 2 TAHUN 2023

      Pada kegiatan pembatik level 2 dilaksanakan pada tanggal 7 - 23 Agustus 2023, topik utama adalah Implementasi.

      Pada level ini juga terdapat empat modul yang harus dipelajari oleh peserta yang berkesinambungan dengan modul yang sudah ada sebelumnya Adapun rincian dari modul-modul yang dipelajari dalam pembatik level 2 adalah sebagai berikut:

      Modul 5:  optimalisasi pemanfaatan tik dalam pembelajaran abad 21

      Modul 6:  penerapan model pembelajaran berbasis sumber belajar digital 

      Modul 7:  pengelolaan kelas terintegrasi TIK dalam pembelajaran

      Modul 8:  dasar-dasar pengembangan media pembelajaran berteknologi digital 

      Untuk tugas pembatik level 2 ini peserta Membuat video pembelajaran yang memanfaatkan model belajar yang terintegrasi dengan beberapa aplikasi pembelajaran.  Dalam tahap ini saya membuat video pembelajaran dengan media belajar menggunakan video pembelajaran dari PMM.  

      Peserta didik sangat antusias dalam kegiatan pembelajaran, karena penulis menggunakan proyektor dan video pembelajaran yang diambil dari PMM. Video tersebut merinci secara detail tentang alat/mesin yang akan nantinya di gunakan saat praktek di kelas/lab APHP. Video kegiata belajar - mengajar tersebut di rekam dan hasilnya diuplod pada chanel youtube. Dari channel youtube tadi di salin linknya dan tautannya di Platform Merdeka Mengajar (PMM) melalui fitur bukti Karya.  Berikut ini adalah link video pembelajaran level 2 yang saya kerjakan:



      Modul 5:  optimalisasi pemanfaatan tik dalam pembelajaran abad 21




      Modul 6:  penerapan model pembelajaran berbasis sumber belajar digital 


      Modul 7:  pengelolaan kelas terintegrasi TIK dalam pembelajaran


      Modul 8:  dasar-dasar pengembangan media pembelajaran berteknologi digital 

      2023-07-30

      BEST PRACTICE PPG DALJAB 2023

      2023-07-24

      PEMBATIK LEVEL 1 TAHUN 2023

       

      Teknologi digital telah merambah ke berbagai aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan. Adaptasi terhadap perkembangan teknologi digital menjadi suatu keharusan agar tidak tertinggal oleh zaman yang terus bergerak maju. PembaTIK adalah sebuah program belajar yang dirancang khusus untuk meningkatkan kompetensi para guru dalam memanfaatkan teknologi digital dalam proses pembelajaran.

      Program PembaTIK memiliki tujuan mulia, yaitu untuk memastikan bahwa para guru memiliki kemampuan yang memadai dalam menggunakan teknologi digital sebagai alat bantu mengajar. Program ini mengakui pentingnya peran guru dalam mendidik generasi muda dan menyadari bahwa penguasaan teknologi digital dapat memberikan dimensi baru dalam proses pembelajaran.

      PembaTIK dilaksanakan dalam beberapa tahap. Pada tahun 2023, tujian untuk level 1 diadakan pada tanggal 29-30 Juli 2023. Tahap ini melibatkan serangkaian tugas dan ujian yang dirancang untuk mengukur pemahaman dan kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi digital.

      PembaTIK memiliki empat (4) level yang harus diselesaikan oleh para peserta. Setiap level memberikan peningkatan kompleksitas dan tantangan dalam hal pemanfaatan teknologi digital. Para peserta diharapkan mampu meningkatkan kompetensinya seiring dengan peningkatan level yang diikuti.

       Dengan mengikuti program PembaTIK, para guru memiliki kesempatan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan memberikan pengalaman yang lebih kaya bagi siswa. Mereka dapat mengintegrasikan teknologi digital dengan lebih efektif, menciptakan lingkungan belajar yang dinamis, dan mempersiapkan siswa untuk sukses di dunia yang terus berubah.

      Adaptasi dengan teknologi digital bukanlah pilihan, melainkan suatu keharusan dalam dunia pendidikan saat ini. PembaTIK hadir sebagai solusi untuk memastikan para guru siap menghadapi tantangan dan peluang yang ditawarkan oleh perkembangan teknologi. Dengan demikian, pendidikan dapat terus memberikan manfaat yang optimal bagi generasi muda dan mendorong kemajuan bangsa.

      Tugas PembaTIK pada Formulir tugas akhir PembaTIK Level 1, disediakan kolom untuk menulis Resume Video Inspiratif dengan Topik Kurikulum Merdeka yang tersedia di Platform Merdeka Mengajar (PMM). Ketentuan resume minimal 500 karakter, tidak perlu dilengkapi foto dan kainnya. Tugas ini dikerjakan sebelum melakukan ujian akhir Level 1. Untuk tugas akhir dilaksanakan pada tanggal 29-30 Juli 2023. Peserta hanya diberi kesempatan mengikuti Ujian Level 1 kali saja. Peserta wajib mengerjakan soal secara mandiri dilarang menyebarluaskan soal atau jawaban ujian akhir PembaTIK level 1

      MODUL 1

      MODUL 2

      MODUL 3

      MODUL 4