Kegiatan hari 1 Kuliah Umum PembaTIK
level 4 di isi oleh
1. 1. Dr. M. Hasan Chabibie, M.Si (Kepala Pusdatin Kemendikbudristek)
2. 2. Ir. Suharti, M.A., Ph.D. (Sekertaris Jendral Kemendikbudristek)
3. 3. Dr. Rully Nasrullah,
M.Si (Pakar Media Sosial)
4. 4. Dr. Drs. Rachmadi Widdihartono, M.A (Direktur
Guru Pendidikan Dasar)
Gambar 1, dok pribadi. Pemaparan Dr. M. Hasan Chabibie , M.Si.
Dr. M. Hasan Chabibie , M.Si.
Beliau berbicara tentang
partisipasi PembaTIK dari tahun ke tahun. Apa itu PembaTIK ? Kepanjangan dari
pembelajaran berbasis TIK merupakan program peningkatan kompetensi TIK guru
yang mengacu pada kerangka kerja peningkatan kompetensi guru UNESCO. Standrt kompetensi
TIK terdiri dari 4 level yaitu Literasi, Implementasi, Kreasi dan Berbagi.
Keuntungan mengikuti PembaTIK adalah
· * Meningkatkan kompetensi literasi TIK
· * Meningkatkan kompetensi literasi implementasi TIK
· * Meningkatkan kompetensi kreasi TIK
· * Meningkatkan kompetensi berbagi dan berkolaborasi
· * Berkesempatan menjadi duta rumah belajar.
Pada PembaTIK level 4 berbagi dan
berkolaborasi guru-guru yang hadir adalah guru terbaik yang terpilih dari
80.000 lebih guru yang mengikuti seleksi diawal proses. Akan terpilih 30/40
terbaik menjadi Duta Rumah Belajar. Pembekalan yang di berikan bersifat
kebijakan dan kompetensi guru yang akan
di berikan nantinya untuk semakin lebih baik lagi. Di dampingi para pakar di
bidang komunikasi publik dan media sosial.
Kedepannya teknologi menjadi
bagian tidak akan bisa terpisahkan dari dunia pendidikan dengan adanya motivasi
dan arahan sehingga SRB dari seluruh Indonesia semakin mantap, semakin yakin, semakin
optimis, memiliki fasion untuk mefaatkan TIK ini dalam proses belajar mengajar.
Gambar 2, dok pribadi. Pemaparan Ir. Suharti, M.A., Ph.D.
Ir. Suharti, M.A., Ph.D.
Pandemi masih ada dari tahun
kemarin, tiba-tiba harus belajar jarak jauh dan banyak terjadi kemunduran dalam
pelajaran. Terbukti dengan hasil kajian yang menurun dengan prestasi siswa
dalam bidang pelajaran (hasil belajar). Hal ini menjadi dasar untuk berkomitmen,
membantu dan sama-sama memastikan pembelajaran di sekolah di Indonesian
berjalan lebih baik lain. Melalui kegiatan ini SRB seluruh Indonesia bisa
berkontribusi lebih banyak lagi. Ini tempat belajar kita berbagi dan
berkolaborasi dalam platfrom Rumah Belajar.
Salah satu mitra utama dari Kemendikbudristek
adalah guru dan SRB seluruh Indonesia dalam mensosialisasikan pemanfaatan TIK
dalam pembelajaran. Guru merupakan pahlawan bagi siswa yang memberikan sesuatu
yang lebih dan memberikan perubahan bagi siswa. Tidak semua guru handal dalam
TIK dengan adanya di PembaTIK level 4 ini diharapkan guru terus berkontribusi
untuk pendidikan dan komitmen meningkatkan kemampuan dalam mendidik anak-anak
Indonesia. Apa yang di peroleh dari sekolah bisa menjadi nilai tambah untuk kehidupan
mereka nantinya. Semoga SRB di level 4 ini semakin
menginspirasi bagi guru lainnya.
Gambar 3, dok pribadi. Pemaparan Dr. Rully Nasrullah M.Si
Dr. Rully
Nasrullah M.Si
Media sosial merupakan salah satu
media baru yang digunakan untuk berinteraksi diantara pengguna. Hampir sebagian
besar kita menggunakan HP untuk berinteraksi. Komunikasi menjadi berbeda karena
dengan media sosial kita bisa memanfaatkan aplikasi, menyebarkan publikasi,
materi pembelajaran, menanamkan keterampilan dan kita bisa mendapatkan serta menyebarkan konten.
Dalam bermedia sosial yang perlu
di perhatikan adalah algoritma IG
· * Jam publikasi
· * Struktur akun
· * Karakter hari publikasi
· * Wawasan
· * Tagar (hastag)
· * Ukuran dan rasio
· * Variasi mention
· * Lakukan IG walking
Konten media sosial tidak sekedar
penyebaran opini, gagasan, pendapat, atau pandangan penggunan, melainkan aspek
visual yang sangat mempengaruhi. Visual konten menentukan cara berkomunikasi di
media sosial. Memanfaatkan aspek visual konten media sosial dengan aplikasi
perangkat lunak software PPT.
Berbagai jenia aplikasi untuk
produksi video pembelajaran seperti canva, filmora, quik, powerdirektor, video
sribe dan power point. Dengan adanya murid-murid atau siswa-siswa yang lebih pintar dalam
TIK, inilah tantangan kita sebagai guru di era melenia ini untuk terus mengasah
diri dan menambah kemampuan agar kita juga bisa menjadi guru yang luar biasa.
Gambar 3, dok pribadi. Pemaparan Dr. Drs. Rachmadi Widdihartono, M.A
Dr. Drs. Rachmadi Widdihartono, M.A
Peran Duta Rumah Belajar dalam
transformasi pembelajaran digital. Pembelajaran era Rev.I 4.0 meliputi
· * Pembelajaran yagdirahkan oleh siswa sendiri
· * Pembelajaran dengan multi sumber belajar
· * Pembelajaran sepanjang hayat
· * Pembelajaran berbasis TIK
· * Pembelajaran yang adaptif
· * Pembelajaran yang dapat membangun cara pandang
Profil pendidikan masa depan :
· * Pendidikan yang merdeka dan memerdekakan
· * Pendidikan yang tidak intelektualitas dan
materialitas
· * Pendidikan dengan multi sumber
· * Pendidikan sepanjang hayat
· * Pendidikan berbasis TIK
· * Pendidikan yang adaptif
· * Pendidikan yang membangun cara pandang
Indikator kecakapan literasi
digital
· * Memproduksi dan mengomunikasikan informasi
· * Mengontruksi pengetahuan
· * Menyaring dan mengelola informasi
· * Menciptakan kesadaran tentang nilai-nilai
trandisional
· * Membaca dan memahami materi yang tidak berurutan
dan dinamis
· * Meciptakan kesadaran dalam membangun jejaring
· * Berpikir kritis dalam mengambil informasi