2021-12-01

MENJADI GURU ABAD 21

 

Gambar 1, sampul artikel MENJADI GURU ABAD 21

Peluang meningkatnya perkembangan dan perubahan kehidupan di era teknologi digital semakin pesat dan berdampak besar. Oleh karenanya tantangan guru dan institusi pendidikan tidaklah ringan. Keterampilan penting yang harus dikuasai guru masa depan dalam menghadapi pendidikan abad 21 adalah digital age literacyinventive thinkingeffective communication, dan high productivity. Guru yang cerdas akan mampu berpikir kritis dalam memecahkan masalah serta kreatif dan inovatif dalam bekerja. Jika kompetensi tersebut disertai dengan kemampuan berkomunikasi efektif dan mampu bekerja sama dengan orang lain, maka tantangan seberat apa pun akan mampu dilalui oleh guru.

Abad ini memerlukan keseriusan dan kecerdasan yang memfasilitasi peserta didik lebih kreatif, mampu menjadi pembelajar yang adaptif. Salah satunya dengan memperkuat literasi digital dan media sosial.

Jangan sampai peserta didik (selalu) menjadi hanya sebatas pengguna perangkat digital. Karena guru tidak mampu mengembangkan pola didik dan sistematika pengajaran yang kreatif, adaptif dan kritis terhadap perkembangan kehidupan berbasis teknologi digital.

Peran guru dalam abad ke-21 seharusnya bergeser dari berpola "penanam pengetahuan", menuju peran sebagai pembimbing, pengarah diskusi dan pengukur kemajuan belajar siswa.
Tugas pokok guru di abad 21 ini diantaranya :

  1. merencanakan pembelajaran atau pembimbingan
  2. melaksanakan pembelajaran atau pembimbingan
  3. menilai hasil pembelajaran atau pembimbingan
  4. membimbing dan melatih peserta didik; dan
  5. melaksanakan tugas tambahan yang melekat pada pelaksanaan kegiatan pokok sesuai dengan Beban Kerja Guru

Gambar 2, penggunaan teknologi saat melaksanakan pembelajaran online

Inovasi pembelajaran sangat diperlukan dalam dunia pendidikan, maka dari itu dengan munculnya era teknologi digital harus dimanfaatkan dampak positifnya dan menghindari dampak negatifnya bagi dunia pendidikan.

Memberikan motivasi kepada peserta didik, sehingga semangat belajar siswa bertambah tinggi dan lebih baik lagi dari sebelumnya, dan akhirnya akan memperoleh prestasi belajar yang baik.

Proses belajar mengajar yang awalnya dilakukan secara tatap muka saat ini berubah menjadi online atau secara daring hal ini terjadi karena pandemi covid 19 dan juga kebutuhan untuk pembelajaran abad 21. Pada akhirnya banyaknya startup pendidikan lokal bermunculan dengan menawarkan berbagai paket pembelajaran gratis dan berbayar seperti Rumah Belajar, Kelas Pintar, Quipper, Ruangguru, Sekolahmu, Zenius hingga KOCO Schools.

Gambar 3, salah satu platform pendidikan KOCO Schools.

Salah satu contoh pada KOCO Schools. selain platform untuk siswa juga memberikan pelatihan dan webinar untuk guru untuk menambah kemampuan dan pengetahuan serta teknologi dibidang pendidikan. Untuk jadwal pelatihan dan segala berita dan informasi tentang perkembangam platfrom KOCO Schools. bisa dilihat di blog yang mereka miliki.

Platform digital merupakan aplikasi yang telah dirancang secara modern dan dimanfaatkan dalam praktik pembelajaran. Manfaat platform digital diantaranya mampu menambah informasi, meningkatkan kemampuan belajar, memudahkan akses belajar (guru dapat memberikan materi atau tugas belajar melalui email), materi lebih menarik (variatif dan modern) dan meningkatkan minat belajar.

Dengan berbagai macam metode pembelajaran yang diberikan pada abad 21 ini, yang harus kita jaga dengan baik adalah nilai karakter bangsa yang kita miliki. Pendidikan karakter dalam rangka menjawab tantangan abad 21 merupakan hal yang perlu dilakukan. Melalui pendidikan karakter  yang demikian itu, akan dapat dihasilkan kader-kader pemimpinan bangsa yang memiliki komitmen yang kuat untuk memajukan bangsa dan negara, memiliki identitas yang jelas, dan tidak terbawa arus globalisasi yang cenderung lebih mengutamakan hal-hal yang bersifat jangka pendek, hedonistik, individualistik, dan materialistik.

#KOCOSchools

#MulaiDariGuru

#KOCOBlogCompetition

@kocoschools.id


Lokasi: Wonosari, Parenggean, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Indonesia

0 komentar:

Posting Komentar