2020-09-09

Webinar "OTOMATISASI PERTANIAN"

 

Sumber P4TK Pertanian


OTOMATISASI PERTANIAN

Pembicara :

1.      Drs. Supriyadi, MT (Widyaiswara BBPPMPV Pertanian)

2.      Drs. Rusdiono M, MT. ( Widyaiswara BBPPMPV Pertanian)

3.      Iwan Hermawan, S.Kom (Instruktur Balai Latihan Kerja Lembang)

Moderator :

       Toni Saifudin Zuhri, ST, MT  (Widyaiswara BBPPMPV Pertanian

Artikel ini berisi ringkasan materi yang di sampaikan oleh pembicara, untuk materi yang jelas bias menghubungi kontak saya yang di blog ini.

Otomatisasi Pertanian?

  • Penggantian tenaga manusia dengan tenaga mesin yang secara otomatis melakukan dan mengatur pekerjaan sehingga tidak memerlukan lagi pengawasan manusia (dalam industri dan sebagainya); (kbbi.web.id)
  • Pembuatan dan implementasi teknologi untuk mengontrol dan memonitor produksi dan delivery produk baik barang maupun jasa; (softwareseni.co.id/blog/teknologi-otomatisasi-di-Indonesia) 
  • Teknologi yang digunakan secara otomatis agar lebih efisien dalam proses maupun produksi di bidang pertanian.

Dalam kehidupan sehari-hari, pada umumnya proses otomatisasi yang digunakan lebih kepada sistem komponen listrik, mekanik, hidrolik, hingga pneumatik, yang dirasa cukup mendapatkan hasil yang signifikan bila dibandingkan dengan tenaga manusia, antara lain seperti:

1.                Sistem otomatisasi yang ada pada industri seperti pabrik. 

2.          Penggunaan otomatisasi pada jalan raya, yaitu penggunaan Electronic-toll (E-toll) yang ada di Indonesia, 

3.        Penggunaan otomatisasi pada sarana transportasi, yaitu elektronik tiket (E-ticket) pada transportasi umum di Indonesia, 

4.                Sistem otomatisasi on/off pada rumah seperti lampu, pintu, pagar, dan lain-lain,

5.       Sistem otomatisasi dan sensor seperti sensor panas, sensor x-ray, dan lain-lain yang biasanya digunakan di berbagai tempat seperti bandara, hotel, dan lain-lain

Otomasi harus direncakan dengan memperhatikan:

  1. Berapa banyak fungsi yang dapat diotomatiskan? Dan fungsi apa yang harus diotomatiskan?
  2. Level apa yang harus kita tentukan untuk setiap fungsi?
  3. Otomatisasi tidak harus mahal.
  4. Otomatisasi di pertanian adalah tentang bekerja lebih cerdas, bukan lebih keras, dan membuat pertanian menjadi tempat yang lebih aman untuk bekerja.

Proses produksi yang melibatkan unsur teknologi otomatis ini, memudahkan kinerja para petani dan membuat para petani dan produk pertanian Indonesia memiliki value lebih di mata masyarakat global. Otomatisasi membuat era baru industri pertanian menjadi lebih bersaing, berkualitas dan bernilai mutu tinggi guna menghadapi MEA.

 


10 LEVEL OTOMATISASI

  1. Murni manual, semua keputusan dan tindakan ditangan manusia.
  2. Komputer menawarkan berbagai macam pilihan keputusan yang bisa diambil.
  3. Komputer hanya menawarkan beberapa pilihan keputusan yang bisa diambil.
  4. Komputer menawarkan satu alternatif keputusan yang bisa diambil.
  5. Komputer akan mengambil tindakan / mengeksekusi atas dasar persetujuan manusia.
  6. Manusia memiliki beberapa waktu untuk mengambil tindakan, sebelum di tindak lanjut secara otomatis oleh komputer.
  7. Komputer yang mengambil tindakan dan menginformasikan ke manusia.
  8. Komputer akan menginformasikan ke manusia jika diminta.
  9. Komputer akan menginformasikan ke manusia jika dirasa perlu oleh sistem yang sudah terotomasi.
  10. Komputer yang mengendalikan dan memutuskan tindakan, autonomous, tanpa interfensi manusia.
Lokasi: Wonosari, Parenggean, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Indonesia

0 komentar:

Posting Komentar