2024-01-19

Inspirasi dari Upacara Bendera: SMKN 4 Sampit Terima Edukasi Penting dari Polres Kotawaringin Timur


SMKN 4 SAMPIT melaksanakan upacara bendera seperti hari senin-senin sebelumnya. Namun, ada yang membuat upacara bendera kali ini berbeda karena SMKN 4 SAMPIT kedatangan tamu dari Polres Kotawaringin Timur. Pembina upacara pada upacara bendera hari ini adalah Bapak Purwanto dari Polres Kotawaringin Timur.

Kedatangan mereka untuk mengedukasi tentang kenakalan remaja seperti tawuran, narkoba, minum-minuman keras, obat-obatan terlarang seperti Ganja Morfin,sabu, serta tentang adanya perundungan ( bullying ), dan kebijakan dalam bermedia sosial.

Setelah memberikan edukasi, untuk menambah semangat para siswa dan siswi mereka mengadakan tanya jawab, yang dimana siswa yang dapat menjawab pertanyaan akan mendapatkan Doorprize ( cendra mata ). awalnya mereka memperkenankan 3 orang anak yang berkenan untuk maju kedepan dan berani untuk menjawab pertanyaan yang diberikan nantinya. dan yang berani untuk memajukan dirinya ada 2 orang laki-laki dan 1 orang perempuan. Setelah itu setiap anak diberikan pertanyaan yang berbeda beda namun tetap seputar edukasi yang diberikan sebelumnya, karena 2 orang siswa kurang tepat jawabannya akhirnya pihak Polres Kotawaringin Timur ini memberikan kesempatan lagi untuk 2 orang untuk maju membantu siswa yang jawabannya kurang tepat, dan pada akhirnya yang maju ada 5 orang siswa siswi. untuk 3 orang pertama mendapatkan Doorprize ( cendra mata ) Sedangkan 2 orang yang menbantu diberikan uang.

Terimakasih untuk bapak ibu polres Kotawaringin Timur sudah berkenan untuk datang dan memberikan edukasi di sekolah kami SMKN 4 SAMPIT




2023-12-20

Kunjungan Balai Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan: Meningkatkan Pemanfaatan SiBajakah di Kalimantan Tengah


Pendidikan di era digital saat ini tidak dapat dipisahkan dari peran teknologi informasi. Dalam rangka mendorong pemanfaatan media pembelajaran digital, Balai Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan dari Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah melakukan kunjungan ke SMK Negeri 4 Sampit. Kunjungan ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari keberhasilan ibu Julianthie Mandasari, yang meraih juara 1 dalam lomba penyajian Sumber Daya Media Pembelajaran Digital dalam SiBajakah.
SiBajakah, sebagai salah satu aplikasi media pembelajaran digital, menjadi perhatian utama dalam kegiatan ini. Ibu Julianthie Mandasari berhasil meraih prestasi sebagai juara 1 untuk media pembelajaran kelas XII dari SMK Negeri 4 Sampit, memberikan bukti bahwa penerapan teknologi dalam proses pembelajaran telah memberikan hasil yang positif.
Salah satu tujuan utama kunjungan ini adalah melakukan pengisian angket monitoring dan evaluasi oleh SMK Negeri 4 Sampit terkait penggunaan SiBajakah. Angket ini penting untuk mengevaluasi sejauh mana dampak dan manfaat yang diperoleh dari implementasi teknologi dalam pembelajaran di sekolah tersebut.
Dalam pertemuan tersebut, SMK Negeri 4 Sampit memberikan rekomendasi yang sangat bernilai. Mereka mengharapkan agar SiBajakah dapat lebih di sosialisasikan dan mendapatkan perhatian yang lebih besar, terutama di Kabupaten Kotawaringin Timur. Meskipun prestasi diraih, tetapi kesadaran dan pemahaman guru terhadap aplikasi ini masih perlu ditingkatkan. Rekomendasi ini disertai dengan harapan agar ke depannya dapat diadakan pelatihan khusus untuk para guru dalam menjalankan SiBajakah. Keberhasilan implementasi teknologi dalam pembelajaran tidak hanya tergantung pada ketersediaan sumber daya, tetapi juga pada pemahaman dan keterampilan para pendidik. Dengan pelatihan ini diharapkan semua guru dapat memaksimalkan potensi SiBajakah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.

 

2023-12-19

Langkah Preventif dalam Mencegah Penyebaran Penyakit: Fogging di SMK Negeri 4 oleh Puskesmas Ketapang 1 dan Dinas Kesehatan


Pada tanggal 19 Desember 2023, Puskesmas Ketapang 1 bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur menyelenggarakan kegiatan fogging di SMK Negeri 4 sebagai langkah preventif dalam mengendalikan penyebaran penyakit yang ditularkan oleh nyamuk.

Fogging atau pengasapan adalah metode pengendalian vektor penyakit, khususnya nyamuk, dengan menyemprotkan cairan insektisida ke udara. Kegiatan ini dilakukan sebagai respons terhadap potensi penyebaran penyakit yang dapat ditularkan oleh nyamuk, seperti demam berdarah dan penyakit lainnya. SMK Negeri 4 dipilih sebagai lokasi kegiatan ini karena menjadi pusat aktivitas belajar-mengajar yang melibatkan banyak orang.

Kegiatan fogging di SMK Negeri 4 memberikan dampak positif dengan menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan aman dari potensi penyebaran penyakit yang ditularkan oleh nyamuk. Kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan dan kerjasama antara sekolah, puskesmas, dan dinas kesehatan merupakan modal penting untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan produktif.
Melalui kegiatan fogging di SMK Negeri 4, Puskesmas Ketapang 1 dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur telah mengambil langkah proaktif dalam menjaga kesehatan masyarakat. Semangat kerjasama dan kepedulian terhadap lingkungan yang tercipta melalui kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi lingkungan pendidikan lainnya. Menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat adalah langkah awal menuju generasi yang tangguh dan produktif.


2023-11-30

"Menyinari Masa Depan Melalui Job Fair dan Gebyar SMK: Peluang Wirausaha Dari Lulusan SMK"

Pada tanggal 29-30 November 2023, SMK Negeri 2 Sampit melaksanakan Job Fair dan Gebyar SMK yang melibatkan seluruh SMK di Kabupaten Kotawaringin Timur. Salah satu peserta yang turut ambil bagian dengan semangat dan antusiasme tinggi adalah SMK Negeri 4 Sampit.

SMK Negeri 4 Sampit memamerkan hasil karya dan produk unggulan dari jurusan Agribisnis, khususnya Tanaman Perkebunan dan Pengolahan Hasil Pertanian. Area pameran mereka menjadi sorotan dengan berbagai produk berkualitas tinggi. Jurusan Agribisnis Tanaman Perkebunan memamerkan bibit kelapa sawit, kompos, dan cocopiet siap pakai, sedangkan Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian menampilkan sejumlah produk makanan seperti teh telang, minuman siap konsumsi teh telang, teh telang jely, susu kedelai, siomay, kaki naga, serundeng abon ayam, stik bawang, dan telur asin. Produk-produk ini tidak hanya mencerminkan kreativitas siswa, tetapi juga potensi besar dalam industri agribisnis.


Selain pameran produk, SMK Negeri 4 Sampit juga aktif berpartisipasi dalam Job Fair dengan mengirimkan siswa kelas XII dari semua jurusan. Para siswa ini memiliki kesempatan unik untuk bertemu langsung dengan perwakilan perusahaan, berbicara tentang potensi dan keahlian mereka, serta mencari peluang karir yang sesuai dengan bidang studi mereka. Job Fair menjadi pintu gerbang bagi para siswa untuk memahami lebih dalam tuntutan pasar kerja dan membangun jaringan profesional yang bermanfaat untuk masa depan.

Melibatkan seluruh SMK di Kabupaten Kotawaringin Timur dalam kegiatan ini bukan hanya sekadar pameran, tetapi juga menciptakan kerjasama yang erat di antara lembaga pendidikan. Kolaborasi semacam ini membantu meningkatkan kualitas pendidikan dengan membawa industri ke dalam kelas, memastikan bahwa kurikulum yang diajarkan relevan dengan kebutuhan pasar kerja.
Keberhasilan Job Fair dan Gebyar SMK ini bukan hanya terlihat dari antusiasme peserta, tetapi juga dari dampak positif yang dihasilkannya. SMK Negeri 4 Sampit memberikan kontribusi nyata dalam mempersiapkan generasi muda untuk menghadapi dunia kerja dengan kepercayaan diri dan keterampilan yang diperlukan.

Mudah-mudahan, keberhasilan acara ini dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain untuk mengadakan kegiatan serupa. Dengan terus mendorong kolaborasi antara dunia pendidikan dan dunia kerja, kita dapat menciptakan generasi muda yang siap menghadapi tantangan masa depan dan membawa kemajuan bagi masyarakat.


2023-11-23

Di SMKN NEGERI 4 SAMPIT Merayakan Hari Guru Nasional

 

Pada tahun ini SMKN NEGERI 4 SAMPIT merayakan Hari Guru Nasional dengan diadakannya Pentas Seni.
Paginya Siswa Siswi dan Guru-guru menjalankan Apel Pagi sekaligus Memperingati Hari Guru. Dengan Menyanyikan lagu wajib "Hymne Guru” yang dinyanyikan oleh Paduan Suara Sekolah dan Di ikuti oleh Siswa Siswi dan Guru-guru pastinya.
Selanjutnya OSIS membagikan Bucket dari sekolah untuk Guru-guru dan di ikuti oleh Siswa Siswi untuk bersalaman sekaligus mengucapkan Selamat Hari Guru. Dan bagi Siswa Siswi yang ingin memberikan Hadiah ke Guru yang diinginkan juga langsung memberikan.
Setelah itu dimulailah acara Pentas Seni.
Yang tampil ada:
• Tarian Pembukaan "Tari Kahansak”
Yang ditarikan oleh:
1. M. Samsul Bahri Arifin Ilham X APHP
2. Cika Lutfiana Natasia X ATPH 1
3. Aurel Fitria Raisya Abdullah X ULP
4. Keyla Hayu Basyid X ULP
• Tarian Kelas XII UPW
yang ditarikan oleh:
1. Mijratul Khasanah
2. Noor Winda Astuty
3. Selvyana
4. Desta
• Anggota Paduan Suara Kelas XII ATP 2 Menyanyi "Hymne Guru” dan "Jendela kelas 1"
• Anggota Paduan Suara Kelas XII AP 1 Menyanyi "Terimakasih Guruku” dan "Bertaut”
• Puisi Kelas XI AP 2
yang dibawakan oleh:
1. Aileen Geizha Aurellia
2. Anisa
• Fransisqus Caverius XI ATP 2 "Pencak Silat”
• Rukyatul Ainu Jamil XI APHP "Pencak Silat”
• Ahmad Daffa XI ATPH "Pencak Silat”
• Rangga Tirta XI ATP 1 "Menyanyi” dengan judul lagu "Senyumlah”
• M. Samsul Bahri Arifin Ilham X APHP "Menari Tunggal” dengan Tarian "Tari Mandau”
•Aulia Nur Indah X AP "Menyanyi” dengan judul lagu "Sempurna”
• Annisa Nur Rahmadiya X ULP "Menyanyi” dengan judul lagu "Taruh”
• Menyanyi Duet X ATPH 1 dengan judul lagu "Tak Segampang Itu”
yang dibawakan oleh:
1. Nadia Safira
2. Monika
•Menyanyi Duet Perwakilan OSIS dengan judul lagu "Pertualangan Sherina”
yang dibawakan oleh:
1. Ameyra Shella Azaria X ATPH 2
2. Ameyri Shelli Azali X ATPH 1



2023-11-12

Prestasi Gemilang: Ibu Julianthie Mandasari Raih Juara 1 Kompetisi Pembuatan Media Ajar Se-Kalimantan Tengah


Prestasi gemilang kembali diukir oleh seorang guru tercinta, Ibu Julianthie Mandasari, dari SMK Negeri 4 Sampit. Beliau baru saja meraih Juara 1 dalam kompetisi pembuatan media ajar kelas XII tingkat provinsi Kalimantan Tengah. Prestasi ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi Ibu Julianthie pribadi, tetapi juga menjadi sumber inspirasi bagi seluruh warga sekolah serta memberikan semangat baru dalam dunia pendidikan.

Kompetisi tersebut, yang diadakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, menarik peserta dari guru-guru terbaik di berbagai sekolah tingkat SMA/SMK sederajat se Kalimantan Tengah. Namun, Ibu Julianthie Mandasari berhasil menonjolkan keunggulannya dengan presentasi media ajar yang inovatif dan mampu memotivasi siswa kelas XII untuk belajar dengan semangat baru.

Media ajar yang berhasil meraih penghargaan tersebut didesain dengan cermat, memadukan teknologi informasi dengan materi pembelajaran yang atraktif dan mudah dipahami oleh siswa. Keberhasilan Ibu Julianthie Mandasari tidak hanya terletak pada kecanggihan teknologi yang digunakan, tetapi juga pada kepekaannya terhadap kebutuhan dan gaya belajar siswa.

Prestasi ini tidak hanya mendukung citra positif SMK Negeri 4 Sampit di tingkat provinsi, tetapi juga mengangkat martabat profesi guru secara keseluruhan. Keberhasilan Ibu Julianthie Mandasari memberikan dorongan semangat bagi OSIS SMK Negeri 4 Sampit untuk terus mendukung dan mengapresiasi kreativitas para guru.

Melalui prestasi ini, diharapkan dapat memotivasi guru-guru lainnya untuk terus berinovasi dalam menyajikan materi pembelajaran sehingga proses belajar mengajar di SMK Negeri 4 Sampit semakin memikat dan memberikan dampak positif pada prestasi siswa. Ini adalah langkah menuju perubahan yang lebih baik dalam dunia pendidikan, di mana inovasi dan dedikasi guru seperti Ibu Julianthie Mandasari menjadi pendorongnya. Semoga prestasi ini akan terus memberi inspirasi bagi kita semua untuk terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan.

2023-10-26

Menggali Kearifan Lokal: Pembelajaran Muatan Lokal Mengenai WADI di Kalimantan Tengah

 


Kalimantan Tengah, sebagai salah satu provinsi yang kaya akan keberagaman budaya dan sumber daya alam, menyimpan sejumlah kekayaan kuliner yang tak kalah menarik. Dalam konteks pembelajaran muatan lokal di wilayah ini, khususnya pada jurusan agribisnis pengolahan hasil pertanian, materi semester ini menawarkan wawasan mendalam tentang pengawetan ikan dalam bentuk yang khas, yang dikenal sebagai WADI.

WADI, sebuah istilah yang mungkin masih terdengar asing bagi sebagian orang, merupakan makanan khas Kalimantan Tengah yang dihasilkan dari ikan sungai. Dalam konteks ini, ikan-ikan seperti patin, nila, dan mas menjadi bahan utama yang digunakan untuk menciptakan hidangan lezat dan bernilai gizi ini. Pembelajaran muatan lokal ini bukan hanya menggali keterampilan praktis dalam pengawetan ikan, tetapi juga memperkenalkan peserta didik pada kearifan lokal yang terkait dengan pemanfaatan sumber daya alam setempat.

Proses pembuatan WADI diawali dengan pemilihan ikan yang berkualitas baik, diambil dari sungai-sungai yang melintasi Kalimantan Tengah. Ikan-ikan tersebut kemudian dipersiapkan untuk proses pengawetan. Ikan dibersihkan kemudian diberi garam serta beras (yang sudah disangrai dan di tumbuk kasar). Proses ini membantu mengurangi kadar air dalam ikan dan mencegah pertumbuhan bakteri yang dapat merusak kualitas ikan.

Peningkatan Keterampilan Praktis: Peserta didik akan mendapatkan keterampilan praktis dalam pengolahan ikan dan pengawetan makanan, yang dapat menjadi dasar bagi mereka yang berminat dalam industri agribisnis.

Pembelajaran ini memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang budaya dan kearifan lokal Kalimantan Tengah, khususnya terkait dengan pemanfaatan sumber daya alam dalam pembuatan makanan tradisional. Pembelajaran muatan lokal seperti ini dapat mendorong inovasi dalam pengembangan produk lokal, membuka peluang baru bagi usaha mikro dan menengah di sektor agribisnis.

Peserta didik juga diajak untuk memahami pentingnya pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan, karena bahan utama WADI berasal dari ikan sungai yang memerlukan upaya pelestarian habitatnya.

Pembelajaran muatan lokal tentang WADI tidak hanya membawa manfaat praktis, tetapi juga memberikan wawasan mendalam tentang kearifan lokal Kalimantan Tengah. Melalui pengolahan ikan menjadi hidangan lezat ini, para peserta didik agribisnis pengolahan hasil pertanian dapat memperkaya pengetahuan dan keterampilan mereka, sekaligus menghargai warisan kuliner yang menjadi bagian integral dari identitas daerah mereka.